Angka Kredit Jabatan Fungsional sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dalam ketentuan umum pasal 1 butir 21 dan 22 dijelaskan bahwa angka Kredit adalah nilai kuantitatif dari hasil kerja Pejabat Fungsional. Angka Kredit Kumulatif adalah akumulasi nilai Angka Kredit yang harus dicapai oleh Pejabat Fungsional sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat dan jabatan.
A. Angka Kredit Jabatan Fungsional
1. Jenjang : Ahli Pertama
Pangkat : III/a – III/b
Angka Kredit Tahunan : 12,5
Angka Kredit Kumulatif Minimal Kenaikan Pangkat : 50
2. Jenjang : Ahli Muda
Pangkat : III/c – III/d
Angka Kredit Tahunan : 25
Angka Kredit Kumulatif Minimal Kenaikan Pangkat : 100
3. Jenjang : Ahli Madya
Pangkat : IV/a – IV/b - IV/c
Angka Kredit Tahunan : 37,5
Angka Kredit Kumulatif Minimal Kenaikan Pangkat : 150
4. Jenjang : Ahli Utama
Pangkat : IV/d – IV/e
Angka Kredit Tahunan : 50
Angka Kredit Kumulatif Minimal Kenaikan Pangkat : 200
B. Konversi Predikat Kinerja Tahunan Menjadi Angka Kredit Tahunan
1. Ahli Pertama (12,5)
Sangat Baik = 12,5 x 150% = 18,75
Baik = 12,5 x 100% = 12,5
Cukup = 12,5 x 75% = 9,38
Kurang = 12,5 x 50% = 6,25
Sangat Kurang = 12,5 x 25% = 3,13
2. Ahli Muda (25)
Sangat Baik = 25 x 150% = 37,5
Baik = 25 x 100% = 25
Cukup = 25 x 75% = 18,75
Kurang = 25 x 50% = 12,5
Sangat Kurang = 25 x 25% = 6,25
3. Ahli Madya (37,5)
Sangat Baik = 37,5 x 150% = 56,25
Baik = 37,5 x 100% = 37,5
Cukup = 37,5 x 75% = 28,13
Kurang = 37,5 x 50% = 18,75
Sangat Kurang = 37,5 x 25% = 9,375
4. Ahli Utama (50)
Sangat Baik = 50 x 150% = 75
Baik = 50 x 100% = 50
Cukup = 50 x 75% = 37,5
Kurang = 50 x 50% = 25
Sangat Kurang = 50 x 25% = 12,5
Sumber : Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Link Download : di sini