Pembelajaran Daring

Pendidikan untuk Indonesia Hebat.

Pembelajaran Daring

Pendidikan untuk Indonesia Hebat.

Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan untuk Indonesia Hebat.

Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan untuk Indonesia Hebat.

Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan untuk Indonesia Hebat.

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Saturday, January 17, 2026

Guru Dan Pendidikan Berkualitas

Pendidikan diperhadapkan dilema khususnya tenaga pendidik. Disatu sisi guru atau tenaga pendidik sangat dibutuhkan disekolah untuk menanamkan ilmu kepada generasi penerus, tapi dunia pendidikan juga diikat oleh aturan dimana tenaga pendidik atau guru untuk dapat mengajar harus mengikuti aturan yang berlaku. Untuk dapat terdata di dapodik guru harus memiliki sertifikat pendidik. Selain itu disyaratkan guru yang dapat mengajar disekolah negeri adalah guru ASN dan PPPK. Lalu bagaimanana dengan tenaga guru honorer? Apakah mereka masih dibutuhkan? Ini sebuah dilema sebab tidak semua mata pelajaran disekolah ada gurunya yang sesuai dengan kompetensi pada mata pelajaran tersebut, jika pun ada, maka itu sebatas mata pelajaran linier. Jika tidak ada guru honorer, maka pertanyaannya adalah apakah guru PNS atau PPPK dapat mengajar mata pelajaran yang tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh? Masalah diatas perlu dicarikan solusinya. Jika berlarut-larut, maka itu akan terus menjadi kendala di dunia pendidikan.Apalagi sekarang ada wacana bahwa guru honorer harus dirumahkan. Karir guru hanya dapat ditempuh melalui CPNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.BIni memang dilema sebab kita harus terus memikirkan peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru, tetapi dilain pihak kita juga harus memikirkan tersedianya tenaga pendidik yang memadai agar pelayanan terhadap siswa juga terpenuhi. Yang pasti kita terus berbenah agar pendidikan Indonesia terus bertumbuh, maju dan berkualitas. Regulasi pendidikan yang dituangkan dalam berbagai bentuk peraturan harus dipatuhi oleh semua komponen pendidikan agar proses pendidikan terus berjalan dengan baik untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berkualitas.

Friday, November 28, 2025

Mata Pelajaran Linear Untuk Guru Setifikasi

 Banyak guru yang merasa bingung tentang bagaimana harus memenuhi 24 Jam Pelajaran per minggu karena mata pelajaran yang diampu sesuai dengan sertfikasi ternyata tidak memenuhi kuota Jam Pelajaran di sekolah dimana tempat ia mengajar. Belum lagi saat ini ada kebijakan bahwa guru sertifikasi hanya dapat memenuhi 24 jam pelajaran disekolah dimana ia mengajar dan tidak boleh menambah jam pelajaran disekolah lain kecuali sekolah lain membutuhkan dan mendapatkan rekomendasi dari dinas pendidikan dimana guru tersebut bernaung. 

Solusi dari permasalahn tersebut adalah dengan menyesuaikan mata pelajaran yang diampu dengan mata pelajaran linear sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 222/O/2025 tentang Kesesuaian Bidang Tugas, Mata Pelajaran, Dan Kelompok Mata Pelajaran Dengan Sertifikasi Pendidik Bagi Guru Pada Satuan Pendidikan di Bawah Binaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Berikut tabel Mata Pelajaran Linear Bagi Guru Sertifikasi SMA sesuai dengan Lampiran IV Permendikdasmen No. 222/O/2025: 

NO. NAMA DAN KODE BIDANG STUDI SERTIFIKASI BIDANG TUGAS/MATA PELAJARAN KURIKULUM
1 Bahasa Daerah (062) Seni Budaya / Seni dan Budaya 2013, Merdeka
Muatan Lokal 2013, Merdeka
2 Muatan lokal Lain-lain sesuai potensi daerah (063) Muatan Lokal Potensi Daerah 2013, Merdeka
3 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) (084) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 2013
Pendidikan Pancasila Merdeka
4 Bahasa Arab (085/167/239/314) Bahasa Arab 2013, Merdeka
5 Bahasa Indonesia (Sastra) (087) Bahasa Indonesia 2013, Merdeka
Bahasa dan Sastra Indonesia 2013
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Merdeka
6 Bahasa Inggris (090/157/311) Bahasa Inggris 2013, Merdeka
Bahasa dan Sastra Inggris 2013
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Merdeka
7 Matematika (094/180/318) Matematika (umum) 2013, Merdeka
Matematika (Peminatan) 2013
Matematika tingkat lanjut Merdeka
Informatika (Kelas 10) 2013, Merdeka
Koding dan Kecerdasan Artifisial (Kelas 10) Merdeka
8 Pengetahuan Alam (IPA Terpadu, Fisika) (097) Ilmu Pengetahuan Alam Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Biologi 2013, Merdeka
Fisika 2013, Merdeka
Kimia 2013, Merdeka
Informatika (Kelas 10) 2013, Merdeka
Dasar-dasar Layanan Kesehatan Merdeka
Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik Merdeka
Dasar-dasar Teknologi Farmasi Merdeka
Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Merdeka
Dasar-dasar Agribisnis Ternak Merdeka
9 Pengetahuan Sosial (Sosiologi, IPS Terpadu) (100) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Sejarah Indonesia 2013
Sejarah 2013, Merdeka
Sejarah Tingkat Lanjut Merdeka
Geografi 2013, Merdeka
Ekonomi 2013, Merdeka
Sosiologi 2013, Merdeka
Antropologi 2013, Merdeka
Dasar-dasar Pekerjaan Sosial Merdeka
Dasar-dasar Pemasaran Merdeka
10 Kesenian, Budaya dan Keterampilan (104) Seni Budaya / Seni dan Budaya 2013, Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Seni Musik Merdeka
Seni Tari Merdeka
Seni Rupa Merdeka
Seni Teater Merdeka
11 Pendidikan Jasmani (Olahraga & Kesehatan) (107) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) 2013, Merdeka
12 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) (110/224) Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2013
Informatika 2013, Merdeka
Koding dan Kecerdasan Artifisial Merdeka
Dasar-dasar Program Keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim Merdeka
Dasar-dasar Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Merdeka
Dasar-dasar Animasi Merdeka
13 Geografi (114/207) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Geografi 2013, Merdeka
14 Sejarah (117/204) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Sejarah Indonesia 2013
Sejarah 2013, Merdeka
Sejarah Tingkat Lanjut Merdeka
15 Ekonomi (Umum, Koperasi, Akuntansi) (120) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Ekonomi 2013, Merdeka
Dasar-dasar Pemasaran Merdeka
Dasar-dasar Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis Merdeka
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga Merdeka
16 Biologi (124/190/321) Ilmu Pengetahuan Alam Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Biologi 2013, Merdeka
Informatika (Kelas 10) 2013, Merdeka
Dasar-dasar Layanan Kesehatan Merdeka
Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik Merdeka
Dasar-dasar Teknologi Farmasi Merdeka
Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Merdeka
Dasar-dasar Agribisnis Ternak Merdeka
17 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) (154) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 2013
Pendidikan Pancasila Merdeka
18 Bahasa Indonesia (156) Bahasa Indonesia 2013, Merdeka
Bahasa dan Sastra Indonesia 2013
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Merdeka
19 Bahasa Jerman (160/312) Bahasa Jerman Merdeka
Bahasa dan Sastra Jerman 2013
20 Bahasa Perancis (164/313) Bahasa Perancis Merdeka
Bahasa dan Sastra Perancis 2013
21 Bahasa Jepang (170/315) Bahasa Jepang Merdeka
Bahasa dan Sastra Jepang 2013
22 Bahasa Mandarin (174/316) Bahasa Mandarin Merdeka
Bahasa dan Sastra Mandarin 2013
23 Fisika (184/319) Ilmu Pengetahuan Alam Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Fisika 2013, Merdeka
Informatika (Kelas 10) 2013, Merdeka
24 Kimia (187/320) Ilmu Pengetahuan Alam Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Kimia 2013, Merdeka
Informatika (Kelas 10) 2013, Merdeka
Dasar-dasar Kimia Analisis Merdeka
Dasar-dasar Teknik Kimia Industri Merdeka
Dasar-dasar Teknik Tekstil Merdeka
Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Merdeka
25 Ekonomi (210) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Ekonomi 2013, Merdeka
Dasar-dasar Pemasaran Merdeka
Dasar-dasar Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis Merdeka
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga Merdeka
26 Sosiologi (214) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Sosiologi 2013, Merdeka
Antropologi 2013, Merdeka
Dasar-dasar Pekerjaan Sosial Merdeka
27 Antropologi (215) Ilmu Pengetahuan Sosial Merdeka
Sosiologi 2013, Merdeka
Antropologi 2013, Merdeka
Dasar-dasar Pekerjaan Sosial Merdeka
28 Seni Budaya (217) Seni Budaya / Seni dan Budaya 2013, Merdeka
Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Seni Musik Merdeka
Seni Tari Merdeka
Seni Rupa Merdeka
Seni Teater Merdeka
Dasar-dasar Seni Rupa Merdeka
29 Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan (220) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) 2013, Merdeka
30 Informatika (225) Prakarya dan Kewirausahaan 2013, Merdeka
Prakarya (Kelas 10) Merdeka
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2013
Informatika 2013, Merdeka

Saturday, July 26, 2025

Guru Harus Tahu: Kebijakan pendidikan Tahun 2025


Guru harus siap menghadapi perubahan-perubahan kebijakan di bidang pendidikan. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa pada sepanjang tahun 2025 menteri pendidikan dasar dan menengah telah menerbitkan beberapa peraturan tentang pendidikan. Peraturan-peraturan tersebut antara lain;
Dengan terbitnya berbagai kebijakan pendidikan ini maka perlu kesiapan guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di sekolah dengan mengacu pada peraturan-peraturan yang telah diterbitkan. 
Kesimpulannya guru harus selalu siap menghadapi perubahan perubahan di bidang pendidikan dan selalu menyesuaikan proses pembelajaran di sekolah dengan mengikuti peraturan yang ditetapkan. 


Friday, August 25, 2023

Angka Kredit Jabatan Fungsional

Angka Kredit Jabatan Fungsional sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun  2023 tentang Jabatan Fungsional

Dalam ketentuan umum pasal 1 butir 21 dan 22 dijelaskan bahwa angka Kredit adalah nilai kuantitatif dari hasil kerja Pejabat FungsionalAngka Kredit Kumulatif adalah akumulasi nilai Angka Kredit yang harus dicapai oleh Pejabat Fungsional sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat dan jabatan.


A. Angka Kredit Jabatan Fungsional

    1.    Jenjang     :    Ahli Pertama 

Pangkat      :   III/a – III/b

Angka Kredit Tahunan  :  12,5

Angka Kredit Kumulatif  Minimal Kenaikan Pangkat   :  50

    2.    Jenjang     :    Ahli Muda 

Pangkat      :   III/c – III/d

Angka Kredit Tahunan  :  25

          Angka Kredit Kumulatif  Minimal Kenaikan Pangkat   :  100 

   3.    Jenjang     :    Ahli Madya 

Pangkat      :   IV/a – IV/b - IV/c

Angka Kredit Tahunan  :  37,5

Angka Kredit Kumulatif  Minimal Kenaikan Pangkat   :  150

     4.    Jenjang     :    Ahli Utama 

  Pangkat      :   IV/d – IV/e

  Angka Kredit Tahunan  :  50

            Angka Kredit Kumulatif  Minimal Kenaikan Pangkat   :  200 


B. Konversi Predikat Kinerja Tahunan Menjadi Angka Kredit Tahunan

    1. Ahli Pertama (12,5)

        Sangat Baik  = 12,5 x 150% = 18,75

        Baik              = 12,5 x 100% = 12,5

        Cukup           = 12,5 x 75% = 9,38

        Kurang         = 12,5 x 50% = 6,25

        Sangat Kurang = 12,5 x 25% = 3,13

   2. Ahli Muda (25)

        Sangat Baik  = 25 x 150% = 37,5

        Baik              = 25 x 100% = 25

        Cukup           = 25 x 75% = 18,75

        Kurang         = 25 x 50% = 12,5

        Sangat Kurang = 25 x 25% = 6,25

    3. Ahli Madya (37,5)

        Sangat Baik  = 37,5 x 150% = 56,25

        Baik              = 37,5 x 100% = 37,5

        Cukup           = 37,5 x 75% = 28,13

        Kurang         = 37,5 x 50% = 18,75

        Sangat Kurang = 37,5 x 25% = 9,375

    4. Ahli Utama (50)

        Sangat Baik  = 50 x 150% = 75

        Baik              = 50 x 100% = 50

        Cukup           = 50 x 75% = 37,5

        Kurang         = 50 x 50% = 25

        Sangat Kurang = 50 x 25% = 12,5


Sumber : Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun  2023 tentang Jabatan Fungsional

Link Download : di sini


Monday, February 14, 2022

Kurikulum Merdeka

Kurikulum terus bertransformasi. Kurkulum Prototipe yang diperkenalkan sebelumnya  sekarang berubah nama menjadi Kurikulum Merdeka dengan tiga keunggulan :
1. Fokus pada amteri esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik
2. Program peminatan di SMA tidak ada
3. relevan dan interaktif

Thursday, February 10, 2022

Kurikulum Prototipe

     Perubahan dalam dunia pendidikan di Indonesia terus berkembang termasuk kurikulumnya. Saat ini sedang ada kurikulum yang diberi nama Kurikulum Prototipe meskipun belum diterapkan secara menyeluruh di sekolah-sekolah. Pada awalnya kurikulum prototipe hanya diterapkan pada sekolah penggerak namun mulai tahun 2022 semua sekolah diberi opsi untuk menerapkannya.

Kurikulum prototipe memiliki tiga karakter utama :

1. Pengembangan kemampuan non teknis (soft skill)

2. Berfokus pada materi esensial

3. Memberikan fleksibilitas pada guru

Dalam penerapannya kurikulum prototipe menerapkan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning)


Wednesday, February 9, 2022

Model Pembelajaran

      Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah pada bagian pendahuluan di jelaskan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Lebih daripada itu dijelaskan bahwa satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan.

    Hal ini berarti bahwa strategi yang tepat dalam pembelajaran akan menjadikan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Dengan kata lain, interaksi antara guru, siswa dan sumber belajar bahkan interaksi sosial di dalam kelas akan berjalan dengan baik. Strategi pembelajaran yang tepat mengakibatkan terjadinya suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Untuk itu seorang guru perlu merencanakan strategi pembelajaran dengan memilih model pembelajaran sesuai materi yang akan diajarkan serta memperhatikan karateristik siswa yang belajar pada materi tersebut. Karateristik siswa dan materi pelajaran haruslah seiring sejalan sebab sasaran pembelajaran bukan hanya mencakup pengetahuan saja tetapi juga mencakup ketrampilan dan sikap. Dengan demikian siswa bukan hanya belajar pengetahuan tetapi juga harus mengembangkan kreatifitasnya dalam mengelolah pengetahuan yang dia peroleh menjadi sebuah ketrampilan sebagai inovasi belajar dan terus mengembangkan sikapnya sehingga ia memiliki karakter yang baik.

    Ada tiga model pembelajaran yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran, yaitu model pembelajaran penemuan (discovery learning), model pembelajaran berbasis proyek (project based learning), dan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Masing-masing model pembelajaran ini memiliki keunikan masing-masing sehingga guru harus benar-benar memahami karakter dari setiap model pembelajaran sebelum memutuskan model mana yang akan digunakan.

 1.    Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning)

Model Pembelajaran Penemuan dimaksudkan untuk mengubah pembelajaran dari siswa hanya menerima informasi dari guru menjadi siswa mencari informasi sendiri. dengan demikian diharapkan siswa memiliki kreatifitas dan pola pikir untuk menemukan sesuatu dari apa yang dipelajarinya, mulai dari menghimpun informasi, membandingkan, mengkategorikan, menganalisis, mengintegrasikan, mereorganisasikan sampai pada membuat kesimpulan-kesimpulan.

Tahapan  Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning), meliputi :

1). Perencanaan

Perencanaan meliputi menentukan tujuan pembelajaran, mengetahu karateristik siswa, mementukan materi, dan penyiapan bahan ajar serta menentukan proses penilaian yang akan digunakan

 2).  Pelaksanaan 

 Pelaksanaan meliputi : 

  • Stimulasi/pemberian rangsangan (Stimulation)
  • Pernyataan/ identifikasi masalah (Problem statement)
  • Pengumpulan data  (Data collection)
  • Pengolahan data (Data processing )
  • Pembuktian (Verification)
  • menarik kesimpulan/generalisasi (Generalization)

3) .    Penilaian

Penilaian dapat dapat menggunakan tes maupun non tes. 

2. Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)

Pembelajaran berbasis proyek diawali dengan suatu masalah yang harus dipecahkan oleh siswa sehingga siswa diharapkan  melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar.

Langkah-langkah Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) meliputi :

1)      Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question)

2)      Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project) 

3)      Menyusun Jadwal (Create a Schedule) 

4)      Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project) 

5)      Menguji Hasil (Assess the Outcome) 

 3. Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)

Model Pembelajaran Berbasis Masalah dimaksudkan agar peserta terbiasa dan mahir dalam menyelesaikan maslah. Di dalam kelas siswa ditantang secara berkelompok untuk menyelesaikan masalah dengan tujuan peserta didik memiliki kemampuan berpikir dan ketrampilan dalam memecahkan masalah.

Ada lima fase dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) meliputi :

Fase 1 Orientasi peserta didik kepada masalah

Fase 2Mengorganisasikan peserta didik

Fase 3Membimbing penyelidikan individu dan kelompok

Fase 4Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

Fase 5Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah